PGPAUD – Masa usia emas (golden age) merupakan fase paling krusial dan tak tergantikan dalam siklus kehidupan seorang anak. Merespons urgensi tersebut, Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (UNIKAMA) kembali menegaskan komitmennya sebagai motor penggerak pendidikan dengan menyelenggarakan hajatan akademik bergengsi berskala global beberapa waktu lalu.
Mengusung tajuk besar “Persepsi dan Pemahaman Guru PAUD pada Pembangunan Karakter dan Kepribadian Anak Usia Dini”, forum Seminar Internasional ini sukses menjadi magnet keilmuan yang luar biasa. Antusiasme membeludak terlihat jelas dari padatnya ruang acara yang mempertemukan berbagai elemen pendidik. Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa aktif PG PAUD UNIKAMA, tetapi juga sukses menjadi ajang silaturahmi produktif bagi para alumni, serta wadah esensial peningkatan kapasitas bagi ratusan guru Taman Kanak-Kanak (TK) dan PAUD dari berbagai instansi di seluruh penjuru Malang Raya. Bertemunya para akademisi, calon guru, dan praktisi lapangan ini membuat jalannya diskusi menjadi sangat interaktif dan kaya akan perspektif nyata.
Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FIP UNIKAMA, Dr. Cicilia Ika Rahayu Nita, M.Pd., yang memantik semangat peserta lewat analogi lugas dan membumi. Ia menekankan bahwa pendidik PAUD adalah arsitek utama bagi fondasi masa depan bangsa.
“Membangun rumah semegah apa pun, jika fondasinya rapuh, pasti akan mudah roboh. Sebaliknya, ketika fondasi itu dibangun dengan solid, kita bisa yakin bahwa anak bangsa ke depannya siap tempur, siap maju, dan siap membawa perubahan,” tegas Dr. Cicilia.
Beliau juga menyematkan analogi segar mengenai penanaman karakter yang diibaratkan seperti penggunaan riasan wajah. Fondasi make-up yang diaplikasikan dengan tepat dan menempel sempurna sejak awal tidak akan mudah luntur (crack) di kemudian hari. Persis seperti kepribadian anak; jika dibentuk dengan benar sejak dini, mereka akan tumbuh menjadi individu yang tangguh menghadapi tantangan zaman.
Guna membedah kompleksitas pendidikan karakter secara komprehensif, seminar ini mendatangkan langsung pakar pendidikan dari University Malaya, Malaysia, yakni Prof. Madya Dr. Mohd Nazri Bin Abdul Rahman. Diskusi lintas negara ini semakin berbobot dengan pemaparan dua akademisi andalan UNIKAMA, Mohammad Ramli Akbar, S.Psi., M.Pd., dan Dhirgan Grudhowaringin, M.Pd. Ketiga narasumber memadukan tinjauan teoretis psikologi perkembangan anak dengan pendekatan pedagogi lokal, memberikan wawasan taktis yang siap diaplikasikan langsung oleh para guru TK di sekolah masing-masing.
Keberhasilan menyatukan pakar mancanegara dan ratusan pegiat pendidikan lokal ini turut disyukuri oleh Kaprodi PG PAUD UNIKAMA, Ibu Dr. Siti Muntomimah, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kebersamaan seluruh peserta yang rela meluangkan waktu demi memperbarui wawasan pengasuhan dan pendidikan karakter.
Lebih dari sekadar ruang transfer ilmu, perhelatan sukses ini diproyeksikan menjadi batu loncatan strategis bagi FIP UNIKAMA. Dr. Cicilia menaruh harapan besar agar forum ini segera berlanjut pada kolaborasi konkret, baik melalui riset bersama, pengabdian masyarakat, maupun pertukaran akademik lintas negara. Melalui ekosistem belajar yang inklusif ini, PG PAUD UNIKAMA terus mengukuhkan perannya dalam mencetak dan mendampingi tenaga pendidik profesional yang siap membawa pendidikan anak usia dini menuju era Indonesia Emas.
Pendaftaran Mahasiswa baru dapat melalui link berikut: https://pmb.unikama.ac.id/
info lebih lanjut : Follow akun Instagram FIP @fip.unikama atau Tiktok @fip_unikama







